Dosen Pertanian Unsoed Dukung Gerakan Santripreneur di Darussalam

Darussalam – Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh Purwokerto, Kamis siang (01/04/21) kehadiran beberapa Dosen Fakultas Pertanian Unsoed dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Ibu Okti Herliana, S.P., M.P. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kemitraan berbasis pertanian dengan harapan mencetak santripreuner yang terampil dalam melakukan kegiatan pertanian dari hulu hingga hilir. Kegiatan ini disambut hangat oleh Komunitas Santri Tani yang memang berkecimpung di bidang tersebut.

Dalam sambutannya, Ibu Okti Herliana, S.P., M.P. menjelaskan maksudnya pada kemitraan yang akan dilaksanakan beberapa waktu ke depan “Jadi maksud saya menjalin kemitraan ini yang sekaligus sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat sesuai Tridharma Perguruan Tinggi adalah menginisiasi usaha budidaya rimpang penyegar dan produk minuman jamu tradisional untuk mendukung gerakan santripreuner di Darussalam ini. Jadi nanti dimulai dari pengolahan lahan, budidaya, perawatan, panen, pasca panen, hingga pemasarannya. Melihat permasalahan yang ada kami bermaksud untuk memberikan solusi terhadap beberapa permasalahan yang sudah dipetakan sebelumnya. Seperti misal di era pandemic ini santri harus meningkatkan imunitas tubuh sehingga nanti kita buat jamu tradisional yang diolah dan dikemas sedemikian rupa sehingga dapat setara dengan minuman-minuman yang sedang hits saat ini. Selain itu untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada nanti kami menyediakan bahan dan ilmunya kemudian teman-teman santri tani dapat melakukan budidaya dalam hal ini tanaman rimpang, yang mudah-mudahan nantinya dapat meningkatkan ekonomi pesantren. Dalam pelaksanaannya karena berbasis organik jadi nanti kita juga memanfaatkan limbah dapur untuk pembuatan pupuk kompos.”

Ust. Enjang Burhanudin Yusuf, S.S., M.Pd. menyambut kerja sama tersebut dan berterima kasih karena dengan adanya kemitraan ini dapat mewadahi dan memberi ilmu kepada Komunitas Santri Tani khususnya. Selanjutnya pemaparan  materi oleh Ibu Wilis Cahyani, S.P., M.P. tentang pembuatan pupuk kompos sederhana dari limbah pertanian dan rumah tangga dan dilanjut materi ke-2 tentang pengaplikasian biopestisida sebagai pengendali hayati pada budidaya rimpang oleh Bapak Sapto Nugroho Hadi, S.Si., M.Biotech. Saat sesi tanya jawab, santri sangat aktif dalam bertanya dan menceritakan permasalahan kegiatan pertanian Komunitas Santri Tani hingga meminta solusi. Selain itu, dosen juga mmbagikan produk jamu tradisional yang rasanya recommended untuk anak muda.

Pewarta : Yesi Dyah

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar