Pondok Pesantren di Banyumas – Khitobah Santri

Pondok Pesantren di Banyumas – Khitobah adalah sebuah Lembaga Dakwah Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh. Sering mengadakan kegiatan rutin khitobah dengan tema Walimatul Urs yang dibawakan oleh kamar An Nawawi program Tahfidz Putra berlangsung meriah. Pasalnya santri yang memerankan tokoh sangat menjiwai dan totalitas dalam melakukan khitobah.

Dalam penjelasannya, Ifti selaku pengurus Lembaga Dakwah menyebutkan pentingnya santri berlatih mempersiapkan diri terjun ke masyarakat “Tujuan diadakan khitobah ini salah satunya adalah untuk melatih mental santri dan mempersiapkan kehidupan di masyarakat mendatang. Dengan harapan mampu mencetak santri yang berani dan percaya diri sehingga siap menghadapi masyarakat terutama dalam mengamalkan ilmunya”.

Baca Juga: Ponpes Darussalam Meriah

Khitobah

Pondok pesantren di Banyumas – khitobah di Pondok Pesantren Darussalam menjadikan peralihan dari public speaking menjadi modal yang harus dimiliki oleh seorang santri sebelum mukim. Dengan menguasi dan memperdalami ilmu mengenai bicara, semakin mudah juga untuk kita terjun di dunia masyarakat bahkan pekerjaan.

Khitobah adalah faktor terpenting dalam mencapai kesempurnaan menjadi santri. Hampir semua orang yang sudah mencicipi rasanya menjadi santri harus mempunyai modal tersebut.

Selain itu khitobah adalah serangkaian proses kegiatan yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok. Biasanya dalam Pondok Pesantren dikhususkan untuk santri yang sudah cakap dalam pengetahuan ilmu agamanya. Karena jika secara umum santri yang baru masuk tidak begitu menguasi panggung.

Baca Juga : Doa Dosen Killer

Pondok Pesantren di Banyumas-Khitobah

Kegiatan rutinan seperti khitobah agaknya sudah terkenal oleh Pondok Pesantren di Banyumas terlebih yang dimaksud adalah Pondok Pesantren Darussalam. Karena dengan sering untuk melakukan khitobah semakin percaya diri seorang santrinya

Meski demikian, dalam pelaksanaannya masih banyak permasalahan seperti kurangnya semangat santri dalam mengikuti khitobah sehingga menyebabkan penguluran waktu pelaksanaan. Oleh karena itu perlu menyadarkan santri akan pentingnya khitobah.

Ustadz Tulus Pambudi selaku Ketua Pondok saat memberikan komentar mengutarakan harapannya agar pada kepengurusan yang akan datang khitobah dilombakan dan harus memberi wadah bagi santri yang memiliki bakat.

Demikian penjelasan menganai Pondok Pesantren di Banyumas tentang Khitobah semoga dapat menginspirasi bagi yang lain untuk mondok. Semoga ada manfaatnya, terimakasih.

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar